Kamis, 21 Juni 2012

Cyber Crime

Austria - Seorang anak yang masih berusia 15 tahun kini harus berurusan dengan pihak berwajib, ia terbukti telah meretas dan merusak 259 situs hanya dalam 90 hari.

Bocah tersebut berasal dari Austria dan telah menjadi target kepolisian setempat selama beberapa bulan. Anak yang tidak diungkap identitas aslinya ini tergolong hebat, setiap beraksi ia selalu memalsukan alamat IP dan menghilangkan sejumlah bukti. Tidak seperti hacker di Bangladesh yang justru meninggalkan alamat email.

Seluruh situs yang menjadi korban pelaku adalah pelaku industri di Austria, ada yang bergerak di bidang olah raga, layanan turis, situs dewasa, dan beberapa bidang lainnya. Semua situs tersebut diobok-obok sejak Januari hingga Maret 2012.

Saat diinterogasi oleh pihak kepolisian, bocah tersebut mengaku tidak memiliki motif jahat. Ia hanya merasa bosan dan ingin membuktikan kemampuan kepada seluruh temannya di forum lokal khusus peretas. Konon di forum ini ia menduduki peringkat ke 50 dari 2.000 hacker yang aktif.

Dalam aksinya, bocah dengan nicknam ACK!3STX menggunakan aplikasi khusus yang membuatnya tidak terdeteksi. Namun naas, software yang ia andalkan itu tidak berhasil melindunginya dari intaian satuan Cyber Crime Competence Centre Austria.

Dikutip detikINET dari zdnet, Kamis (26/4/2012), polisi berhasil mendapatkan alamat IP pelaku dan melacak hingga ke tempat tinggalnya di sebuah perumahan di Austria.

Hingga kini belum diketahui total jumlah kerugian dari aksi tersebut. Pun begitu soal hukuman ACK!3STX, yang jelas saat ini bocah pintar tersebut tengah menjalani proses hukum.



sumber : http://inet.detik.com/read/2012/04/26/080257/1901765/323/hacker-bocah-sukses-retas-259-situs-dalam-90-hari

Komentar saya terhadap artikel di atas


Sebenarnya anak tersebut sangatlah hebat. Ia baru menginjak umur 15 tahun tapi sudah memiliki ilmu hacker sedemikian rupa. Hanya saja ia tidak mengetahui kemana bakatnya ia salurkan, sehingga ia menjadi bosan dan ingin mencoba bakatnya tersebut dengan tindakan yang merugikan orang lain.


Hendaknya polisi yang menangani anak tersebut juga harus memperhatikan umurnya yang masih tergolong muda belia. Lagi pula, ia mengakui tidak mempunyai motif jahat terhadap situs-situs yang telah ia rusak. Tetapi, tetap bisa membuat ia jera, sehingga tidak ingin mengulangi kesalahannya.

Rabu, 16 November 2011

TULISAN 2


ES TELER 77 PERUSAHAAN FRANCHISE PERTAMA ASLI INDONESIA

TUGAS PENGANTAR BISNIS (SOFTSKILL)

 
logo Es Teler 77
         Hanya bermodalkan satu juta rupiah dan nekat juga percaya diri, Murniati Widjaja membuka warung pertamanya dengan bernamakan Es Teler 77 pada tahun 1982 dengan dukungan suaminya, Trisno Budijanto. Angka 77 ini diberikan tanpa makna, tetapi angka tanpa makna inilah yang menghantarkan Murniati dan keluarga ke gerbang suksesnya.  Semua berawal dari kompetisi memasak dan membuat minuman tradisional Indonesia dengan menu es teler yang diselenggarakan oleh majalah Gadis dan PKK DKI Jakarta pada 1981.  Murniati pun memenangkan kompetisi ini. Dimulai dari sinilah, kepercayaan diri Murniati untuk membuka warung tenda sederhana di pelataran teras sebuah pertokoan (Duta Merlin, sekarang Carrefour Harmony) di kawasan Jakarta Pusat. Usaha ini ditangani langsung oleh Ibu Murniati sendiri bersama suaminya Trisno Budijanto, anak dan mantunya, Yenny Setia Widjaja dan Sukyatno Nugroho.
            Pada tahun 1987, Sukyatno Nugroho (menantu dari Murniati Widjaja) mewaralabakan Es Teler 77 yang dengan ini merupakan usaha makanan cepat saji asli Indonesia pertama yang menerapkan sistem waralaba. Sistem  franchise dari Es Teler 77 pertama dibuka di Solo, Jawa Tengah. Dari  awal perintisan Es Teler 77 ini hanya memiliki tidak lebih dari 5 karyawan hingga kini telah memperkerjakan kurang lebih 2000 karyawan  dengan 180 cabang franchisee di hampir seluruh provinsi di Indonesia.
Tak hanya di dalam negeri, Es Teler 77 telah go international ke Singapura dan Australia, masing-masing tiga outlet. "Kami sedang bersiap merambah Beijing dan Jeddah dengan mengikuti pameran di sana pada Mei ini," kata Anton yang merupakan generasi kedua dari bisnis ini. Merambah luar negeri, Anton menyatakan, telah mendaftarkan hak cipta merek dagangnya. "Penting untuk mengamankan terlebih dulu hak cipta untuk menghindari copy cat dan penyalahgunaan merek," ujarnya. Keinginan untuk go international Anton mengakui tidak berorientasi pada keuntungan. Tidak bisa dianggap profit centre, untuk survei ke luar negeri saja membutuhkan biaya yang banyak. Menginjakkan kaki ke Singapura dan Australia hanya untuk membangun merek. "Semacam visi tersendiri bahwa usaha kami bisa merambah global," kata Anton. Lagipula dengan menjual cita rasa khas Indonesia warga negara Indonesia yang hampir tersebar di seluruh dunia adalah sumber pelanggan utama. Ditambah dengan komunitas yang dibangun dengan masyarakat lokal, maka akan bertambah besar pula kemungkinan besarnya pelanggan. Selain itu, alasan memilih negara seperti Jeddah dan Beijing juga karena karakter selera yang tidak jauh berbeda. Kalau di Jeddah karena banyak yang umroh dan bekerja di sana, maka menjadi pasar yang cukup besar, permintaan di dua negara itu juga cukup banyak. Sedangkan Beijing, akan menjadi pasar yang menjanjikan mengingat karakter masakan di kawasan Asia akan mengglobal. "Lihat saja di mall-mall Indonesia, tidak hanya masakan Indonesia tapi juga ada masakan China, Thailand, atau Vietnam," ujarnya.
Walau sudah memiliki banyak cabang di hampir seluruh provinsi Indonesia, bahkan sekarang telah go international, Es Teler 77 tetap mementingkan kualitas dari pada makanan dan minuman yang dijajakan. Es Teler 77 menetapkan standar yang sama untuk semua outletnya. Sehingga bagi daerah yang tidak mempunyai sentral kitchen, bahan baku harus didatangkan dari Jakarta. Sedangkan sentral kitchen hanya ada di Jakarta dan Medan, serta satu di Singapura. "Hambatan terbesar ada dalam penyediaan bahan baku," katanya. Jadi daerah yang jauh dari sentral kitchen akan ada penambahan biaya distribusi. Anton mengaku penambahan biaya distribusi tidak dibebankan pada harga jual produknya."Tidak ada kenaikan harga secara otomatis, tapi kami menerapkan tiga level biaya dari yang rendah hingga yang tertinggi. Untuk daerah yang biaya distribusinya tinggi diterapkan level harga tertinggi," ujarnya.
Menu utama dari Es Teler 77 ini adalah es teler, bakso, dan mie ayam. "Itu menu-menu pertama kami," katanya. Seiring berjalannya waktu, menu-menu baru hasil kreasi sendiri mulai bermunculan, seperti siomay, pisang bakar, roti bakar, nasi goreng, ayam goreng, dan sop buntut.
Anton membagi sedikit resep bocoran bagi pemula bisnis waralaba. tidak terlalu sulit menjalankan bisnis waralaba ini, yang penting harus sadar bahwa konsep bisnis yang jelas merupakan faktor utama untuk dijual, dan kemudian harus fokus pada brand. Untuk fokus di brand yang sudah dibangun, perlu adanya standarisasi dalam produk. Usahawan juga harus mau mulai dari bawah dan bertahap untuk mendapatkan kesuksesan. "Yang lain, dipertajam dengan pelatihan-pelatihan," ujarnya.
Dalam waralaba yang Anton jalankan ini, ia sengaja membidik pasar untuk menengah ke bawah. Agar usahanya tidak terlalu suka buka di mall yang mahal biaya sewanya. Balik modal rata-rata terjadi dalam dua tahun. Berbeda-beda tergantung lokasinya. Kadang di daerah malah bisa setahun balik modal, karena di sana investasi masih murah dan belum banyak saingan.
Keuntungan – keuntungan dari usaha franchising bagi pemilik, diantaranya :
1. Pihak franchisor memiliki akses pada permodalan dan berbagi biaya dengan franchisee dengan resiko yang relatif lebih rendah.
2. Pihak franchisee mendapat kesempatan untuk memasuki sebuah bisnis dengan cara cepat dan biaya lebih rendah dengan produk atau jasa yang telah teruji dan terbukti kredibilitas mereknya. Sehingga anda tak perlu lagi mempromosikan produk baru yang biasanya tidak dilirik oleh pembeli karena biasanya para pembeli telah percaya dengan merek yang telah berkembang dengan system franchise.
3. Lebih dari itu, franchisee secara berkala menerima bantuan manajerial dalam hal pemilihan lokasi bisnis, desain fasilitas, prosedur operasi, pembelian, dan pemasaran.
            Dampak-dampak yang timbul dari usaha franchising ini terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia
a.   Dampak positif
Dampak positif dari adanya franchising ini adalah,
:membuka lapangan pekerjaan yang sangat besar bagi penduduk Indonesia,
:membantu atau merangkul  para pembisnis yang masih belum percaya diri dalam membuka usaha sendiri.
b. Dampak negatif
Dampak negatif yang timbul dari adanya franchising ini adalah,
: pembeli lebih memilih membeli pada di usaha waralaba yang telah memiliki nama, sehingga bagi yang belum memiliki nama atau pamor, akan kalah saing, dan menimbulkan   rasa takut bagi pemula yang ingin mengembangkan kreatifitasnya dan kemandiriannya dalam membuka usaha,
: akan terjadi monopoli merek dagang, karena sedikit persaingan.

sumber :




Selasa, 08 November 2011

TULISAN 1


MEMBANGUN PERUSAHAAN

            Pada umumnya terdapat tiga cara dalam membangun suatu perusahaan. Berikut ini adalah tiga cara untuk membangun suatu perusahaan  :
1.      Membeli perusahaan yang telah dibangun
yaitu seorang pembeli hanya tinggal meneruskan dan merisntis perusahaan yang telah ada hingga mencapai suatu tujuan yang diinginkan oleh pembeli tersebut. Banyak alasan mengapa seseorang memilih cara ini untuk membangun suatu perusahaan. Keunggulan dari cara ini adalah, resiko bisnis lebih rendah, lebih sederhana atau mudah menjalankannya, dan pembeli bisa membeli perusahaan dengan harga yang lebih murah. Selain keunggulan, terdapat pula kekurangan dari cara ini. Kekurangan cara ini terbagi menjadi dua, yaitu dari segi eksternal dan internal. Eksternal, diantaranya banyak pesaing dan ukuran peluang pasar yang relatif kecil. Sedangakan dari segi internal yang mungkin terjadi adalah, sudah terbangun image atau citra yang buruk dari perusahaan yang dibeli, masalah karyawan dengan manajemen, juga masalah lokasi dan masa depan perusahaan. Maka dibutuhkanlah beberapa pertimbangan sebelum membeli perusahaan. Antara lain, pengalaman perusahaan, lokasi perusahaan, dan apakah jika membeli perusahaan tersebut maka akan menguntungkan atau sebaliknya. Contoh perusahaan yang dibangun dengan cara ini adalah :
Ø  Yahoo membeli perusahaan layanan web mobile asal Indonesia yaitu koprol.com
Ø  BDN (Bank Dagang Indonesia) membeli Bank Susila Bakti
Ø  Trans 7(dahulu Tv 7) dibeli oleh Trans Corporation


2.      Memulai perusahaan baru
Yaitu membentuk dan mendirikan usaha baru dengan menggunakan modal, ide, organisasi dan manajemen yang dirancang sendiri. Ada 3 jenis dari cara ini, (1) perusahaan milik sendiri (sole proprietorship), yaitu perusahaan yang dimiliki dan dikerjakan sendiri oleh seseorang, (2) persekutuan (partnership), yaitu kerja sama usaha yang dimiliki oleh dua orang atau lebih, (3) perusahaan yang berbadan hukum (corporation) , yaitu perusahaan yang didirikan atas dasar badan hukum dengan  modal saham. Kelebihan dari cara ini adalah, kita yang menentukan usaha apa yang akan kita kerjakan, mudah dalam menggunakannya, dapat memilih lokasi sesuai keinginan dan modal. Sedangkan kekurangannya adalah, modal akan lebih besar karena harus membeli fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan, membangun imej sedikit demi sedikit, mencari karyawan, dan sebagainya. Contoh perusahaan/ usaha dari cara ini adalah :
Ø  Hilton merintis bisnis hotel dari rumah yang direnovasi menjadi kamar-kamar kecil hingga sekarang menjadi bisnis hotel yang sangat terkenal didunia.
Ø  Google inc
Ø  PT. Boga Catur Rata (kem chicks)

3.      Membeli hak lisensi
Yaitu kerjasama antara entrepreneur (franchisee) dengan perusahaan besar dalam mengadakan persetujuan jual beli hak monopoli untuk melakukan usaha (waralaba).  Kerjama biasanya dalam hal pemilihan tempat, rencana bangunan, peralatan, pengendalian kualitas dan riset. Kelebihan dari cara ini adalah, persiapan usaha modal mudah, tidak perlu promosi karena biasanya merek dagang telah terkenal di masyarakat. Sedangkan kekurangannya adalah, tidak mandiri, kreativitas tidak berkembang, keuntungan harus dibagi oleh perusahan yang dibeli lisensinya. Contoh perusahaan/ usaha dari cara ini adalah :
Ø  Alfamart
Ø  Burger king
Ø  Bread talk

Sumber :

Rabu, 12 Oktober 2011

TUGAS 5 (pergaulan bisnis)

> Etika bisnis merupakan penerapan tanggung jawab sosial suatu bisnis yang timbul dari dalam perusahaan itu sendiri dimana bisnis selalu berhubungan dengan kegiatan dan masalah-masalah dalam keseharian  perusahaan.

> Pergaulan bisnis yang terkait dalam kegiatan tersebut, antara lain...
1. Hubungan antara bisnis dengan langganan atau konsumen
Hubungan antara bisnis dengan langgananya merupakan hubungan yang paling banyak dilakukan, oleh karena itu bisnis haruslah menjaga etika pergaulanya secara baik. 
2. Hubungan dengan karyawan
Pergaulan bisnis dengan karyawan ini meliputi beberapa hal yakni : Penarikan (recruitment), Latihan (training), Promosi atau kenaikan pangkat, Tranfer, demosi (penurunan pangkat) maupun lay-off atau pemecatan / PHK ( pemutusan hubungan kerja).
3. Hubungan antar bisnis
Hubungan ini merupakan hubungan antara perusahaan yang satu dengan perusahan yang lain Hal ini bisa terjadi hubungn antara perusahaan dengan saingannya, dengan penyalurnya, dengan grosirnya, dengan pengecernya, agen tunggalnya maupun distributornya.
4. Hubungan dengan investor
Perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas dan terutama yang akan atau telah “go publik” harus menjaga pemberian informasi yang baik dan jujur dari bisnisnya kepada para insvestor atau calon investornya. Informasi yang tidak jujur akan menjerumuskan para investor untuk mengambil keputusan investasi yang keliru.
 5. Hubungan dengan lembaga-lembaga keuangan
Hubungan ini merupakan hubungan yang berkaitan dengan penyusunan laporan keuangan yang berupa neraca dan laporan Rugi dan Laba misalnya. Laporan finansial tersebut haruslah disusun secara baik dan benar sehingga tidak terjadi kecendrungan kearah penggelapan pajak misalnya. Keadaan tersebut merupakan etika pergaulan bisnis yang tidak baik.

sumber : http://inn3.wordpress.com/2009/09/25/etika-bisnis/